Minggu, 10 April 2011

Pasien Jamkesmas Masuk Ruangan ICU 1 Juta Permalam



Medan- Salah seorang dokter Pirngadi Medan yang merawat pasien, ketika ditanya nama dokter itu kepada koas atau asisten dokter mereka tidak mau memberitahukannya, sementara keluarga pasien bernama Siti Haina (80), diminta biaya masuk ruangan ICU 1 Juta Permalam jika KK atau KTP tidak dilengkapi walaupun ada kartu Jamkesmas. Hal ini diungkap Gunawan, keluarga korban kepada wartawan tadi malam.

"Pasien Jamkesmas yang persyaratannya tidak lengkap dijadikan bisnis pihak rumah sakit umum Pirngadi Medan, Kami diminta 1 juta permalam jika ingin memasukan orang tua kami keruangan ICU"katanya

Mengutip pernyataan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kesejahteraan Rakyat Dr. dr. Siti Fadilah Supari, SpJP(K) pada dialog publik tentang Keseriusan Pemerintah Daerah Dalam Membangun Kelurahan Siaga Aktif Sebagai Pertahanan Menghadapi Bencana di Kecamatan Medan Helvetia, beberapa waktu lalu mengatakan, "Jangan ada lagi pasien Jamkesmas yang nota bene orang miskin di Indonesia terlantar di rumah sakit. Sebab, biaya pelayanan kesehatan mereka sudah ditanggung oleh pemerintah pusat melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Jika masih ada orang miskin yang belum tertampung dalam program Jamkesmas, maka akan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah".katanya

Kenyataan dari pernyataan anggota Wantimpres itu telah dilanggar oleh pihak Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan. "Kami akan melaporkan hal ini ke Pusat agar jangan sampai ada lagi pasien Jamkesmas menjadi komoditi rumah sakit"tegas Gunawan

Tidak ada komentar:

 

Template by NdyTeeN Redesign Mung Bisnis